FESTIVAL QASIDAH REBANA DAN BINTANG VOKALIS GAMBUS TK PROPINSI NTB 2012

  

Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Nusa Tenggara Barat bekerjasama dengan Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Propinsi NTB baru saja menyelenggarakan perhelatan seni budaya yaitu Festival Qasidah Rebana dan Bintang Vokalis Gambus yang dilaksanakan selama 3 hari yaitu mulai tanggal 8 s/d 10 Mei Tahun 2012 di Taman Budaya Mataram.



OBYEK WISATA BUDAYA UMA LENGGE DAN UMA JOMPA

Di Kabupaten Bima terdapat rumah tradisional yang disebut “Uma Lengge”. Uma berarti berarti rumah dan Lengge berarti mengerucut/pucuk yang menyilang. Uma lengge merupakan rumah tradisional peninggalan nenek moyang suku Bima.
Secara umum struktur uma lengge berbentuk kerucut setinggi 5 cm sampai 7 cm, bertiang 4 dari bahan kayu, beratap alang-alang yang sekaligus menutupi tiga per empat bagian rumah sebagai dinding dan memiliki pintu masuk dibagian bawah atap, terdiri atas atap uma atau butu uma yang terbuat dari alang-alang, langit-langit atau taja uma yang terbuat dari kayu lontar, serta lantai tempat tinggal terbuat dari kayu pohon pinang atau pohon kelapa. Pada bagian tiang uma juga digunakan kayu sebagai penyanggah, yang fungsinya sebagai penguat setiap tiang-tiang uma lengge.



TOMMEE BALUKEA SOSOK SEDERHANA YANG MEMUKAU

Tommee Balukea adalah seorang musisi yang sudah berkecimpung di dunia musik sekitar lebih dari 20 tahunan dan kini menetap di Australia. Menurutnya, musik adalah roh pemersatu manusia dengan Tuhan, alam, dan sesama manusia lainnya. Melalui musik tertuang limpahan kasih sayang, angan, harapan, semangat, dan cita-cita. Melalui musik yang dia namai URBAN JUNGLE GROOVE dia menuangkan isi hati, perasaan, asa, dan cita-citanya.



LOMBA QASIDAH REBANA KLASIK DAN BINTANG VOKALIS TINGKAT KABUPATEN BIMA

Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bima melaksanakan event budaya, bekerja sama dengan Lembaga Seni Qasidah Indonesia atau disingkat LASQI Kabupaten Bima tepatnya pada hari Selasa tanggal 17 April tahun 2012 di Bekas Istana Kesultanan Bima atau sekarang sudah dijadikan sebagai Museum Daerah atau lebih dikenal dengan nama Museum Asi Mbojo. Kegiatan ini telah dilaksanakan selama 2 (dua) tahun setelah Pemerintah Kabupaten Bima membentuk Pengurus LASQI Kabupaten Bima secara resmi.



Video “Kareku Kandei”

http://youtu.be/1F07vBDdI4s


imey patimeh



Video Tari Kreasi Baru “Ilo Jarana” oleh Sanggar Seni Oi Masa – Sape di Sumbawa Besar

http://www.youtube.com/watch?v=ebQsPKddysg



Video Tarian Masal

imey patimeh



Makna Upacara Adat Hanta U’a Pua

Upacara Adat Hanta U’a Pua adalah rangkaian upacara adat dalam rangka memeriahkan acara Maulud Nabi Besar Muhammad SAW dan mempertebal rasa cinta dan bangga akan Budaya Bima, yang dilaksanakan setiap tahun pada Bulan Rabiul Awwal dan mulai dilaksanakan oleh para Penghulu Melayu (Datuk Raja Lelo dengan kawan-kawan), pada masa Pemerintahan Sultan Abdul Khair Sirajudin (Sultan II yang memerintahkan dari tahun 1640-1682 M) pada puncak upacara dilaksanakan penyerahan Al-Qur’an oleh Penghulu Melayu (ulama) kepada Sultan sebagai simbol kesepakatan untuk menjunjung tinggi Al-Qur’an guna dijadikan pedoman dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat selain Sunah Rasul dan Ihtihad pada ulama (Ijma dan kiah).



UPACARA ADAT HANTA U’A PUA TAHUN 2012

SUSUNAN ACARA UPACARA ADAT HANTA U’A PUA DALAM RANGKA MEMPERINGATI MAULUD NABI BESAR MUHAMMAD SAW TAHUN 2012 M/ 1433 H/ RABU, 22 FEBRUARI 2012/30 RABIUL AWAL 1433 H

PRA ACARA
- ATRAKSI DRUM BAND
- TARIAN MASAL

SUSUNAN ACARA
- PEMBUKAAN
- PEMBACAAN KALAM ILAHI (M. SIDIK IDRIS, SH, M.Si)
- PENGANTAR KETUA MAJELIS ADAT SARA DANA MBOJO
Dr. HJ. ST. MARYAM M. SALAHUDDIN, SH
- PEMBACAAN DO’A
(H. IBRAHIM HARIS, MA KETUA MUI KABUPATEN BIMA)
- PROSESI UPACARA ADAT HANTA U’A PUA DIAWALI DAN DIAKHIRI OLEH TARIAN LENGGO SIWE DAN MONE
- SAMBUTAN : 1. WALIKOTA BIMA
2. BUPATI BIMA
3. GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT
- PEMBAGIAN BUNGA DOLU
- PENUTUP



Beauty and The Spooky!

Hari ini, Rabu tanggal 15 malam jam 18.40, untuk pertama kalinya saya melewati bangunan eks Kantor Bupati Bima pasca dibakar oleh massa penentang tambang di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima pada tanggal 26 Januari 2012 sekitar jam 13.30. Kesan saya, “spooky banget!”. Akan tetapi, meski terlihat sangat seram wajah dan pandanganku tetap tidak mau berpaling dari bangunan itu. Pikirku bangunan itu sarat dengan kenangan, meskipun aku tak berkantor disana, tapi aku punya banyak kenangan, suka duka, pernah bersenda gurau, pernah dimarahin, pernah punya “musuh” (meskipun aku tak memusuhinya, hehe..) dan pernah suka ma salah satu penghuninya, cieee….